Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan

Izin Pengelolaan SDA Banyak Keluar Menjelang Pilkada

Jumat, 28 Desember 2012

RUMAHKOPI MATITI, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menemukan modus tindak pidana korupsi terkait dengan pengelolaan sumber daya alam (SDA) di daerah. Dari kajian yang dilakukan terhadap tata kelola kehutanan dan sumber daya alam, ditemukan pola yang sama, yakni izin pengelolaan oleh swasta banyak diberikan kepala daerah menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada).

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, KPK telah memaparkan kajian tentang tata kelola kehutanan ke publik. Dari kajian tersebut ditemukan adanya tumpang tindih regulasi soal kehutanan, hingga modus penyelewenangan dalam pemberian izin pengelolaan sumber daya alam.

"Izin untuk memberikan (hak pengelolaan) kepada pengusaha-pengusaha mengenai hutan dan tabang frekuensinya naik menjelang pilkada. Setelah pilkada selesai, turun lagi. Kemudian naik lagi ketika era kepala daerah terpilih mulai memerintah," kata Busyro, Kamis (27/12/2012) di Jakarta.

Menurut dia, modus penyelewengan dalam pemberian izin pengelolaan SDA oleh kepala daerah ini menunjukkan tidak terkontrol dan transparannya tata kelola hutan dan SDA di Indonesia.

"Tidak terkontrolnya sistem hutan secara transparan sehingga ada kekayaan di bidang kehutanan ini dikelola pemda dan timbul masalah. Problemnya yaitu berdasarkan tata kelola pemerintahan yang menganut otonomi daerah, ternyata ada konsentrasi kekuatan berlebih pada kepala daerah tingkat satu dalam soal pemberian izin atau lisensi," katanya.Busyro mencontohkan, salah satu kasusnya adalah suap oleh pengusaha Siti Hartati Murdaya kepada Bupati Buol Amran Batalipu. Hartati diduga menyuap Amran agar perusahaannya mendapatkan izin hak guna usaha perkebunan di Kabupaten Buol, meski pun hak guna usaha tersebut diberikan di wilayah yang tak seharusnya. Amran ketika itu sedang menghadapi pilkada dan membutuhkan dana untuk persiapannya.(KOMPAS)

PERAMBAHAN HUTAN: Melihat Matahari Saja Kami Sulit

Senin, 24 Desember 2012


RUMAHKOPI MATITI, JAMBI - Bagi Suku Anak Dalam di pedalaman Jambi, hutan adalah segalanya. Mereka menghaturkan penghormatan dan menjunjung tinggi hutan karena hutan senantiasa menaungi kehidupan mereka. Namun aktivitas perambahan dan pembalakan liar mengakibatkan hutan mereka gundul!

foto: taujambi.blogspot.com

Jakarta Banjir, Turis Asyik Surfing

Minggu, 23 Desember 2012



RUMAHKOPI MATITI, JAKARTA - Banjir yang mengepung kota Jakarta pada Sabtu (22/12) sore hari tampaknya, membuat sebagian aktivitas warga Jakarta terhenti, bahkan arus lalulintas di jantung ibukota lumpuh total.

Namun, berbeda bagi wisatawan asing yang berada di Jalan Jaksa, Jakarta Pusat. Di saat warga sedang susah terkena banjir, wisatawan asing malah memanfaatkan melakukan surfing di sepanjang areal jalan yang tergenang.

Aksi turis nyeleneh di kota Jokowi tersebut, terekam dan dipublish melalui situs jejaring sosial twitter.

Sementara itu dari pantauan, di Jalan Raya Surabaya, Cikini Jakarta Pusat kini sulit untuk dilewati, sebab kali di wilayah itu meluap hingga ke bibir jalan dan menggenangi akses jalur yang terkenal dengan penjualan barang-barang antiknya.

Translate

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rumah Kopi Matiti - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger